MEDIA PERIKLANAN
IKLAN-LINI-ATAS DAN IKLAN-LINI-BAWAH
Perusahaan/ institusi menggunakan berbagai media periklanan untuk mempromosikan produknya.
Terdapat dikotomi/ pemisahan antara berbagai jenis media periklanan.
Iklan-lini-atas adalah media iklan yang berhak mengatur pengakuan dan pembayaran komisi atas apa yang diiklankan melalui media tersebut.
Iklan-lini-bawah adalah iklan yang dilakukan secara mandiri oleh perusahaan bersangkutan tanpa bantuan biro iklan.
MEDIA IKLAN PRIMER dan MEDIA IKLAN SEKUNDER
Media iklan primer adalah media iklan yang menjadi media utama yang diandalkan dalam mengkampanyekan produk.
media iklan sekunder adalah media iklan yang bersifat menunjang atau melengkapi dari media primer yang sudah dipilih.
MEDIA IKLAN PRIMER dan MEDIA IKLAN SEKUNDER
Media iklan primer membutuhkan membutuhkan porsi budget yang lebih besar dibanding media iklan sekunder.
Yang menjadi media iklan primer bisa saja dari media-lini-atas maupun media-lini-bawah.
Tinjauan media iklan primer dan media iklan sekunder dilihat dari sisi produk yang ditawarkan.
Misalnya iklan untuk produk makanan menggunakan televisi sebagai media primer. Produk rokok menggunakan media outdoor sebagai media primer. Direct-mail untuk tawaran berlangganan majalah.
Bauran Media Iklan
Istilah yang digunakan untuk mengkombinasikan berbagai media periklanan untuk mendapatkan dampak yang lebih efektif.
Kombinasi media iklan dapat dipilih dan disesuaikan dengan psikologi konsumen.
Kombinasi media iklan juga bisa berfungsi untuk menekan pengeluaran belanja iklan dengan hasil yang tetap maksimal.
IKLAN-LINI-ATAS
Jenis-jenis Iklan-Lini-Atas
1. IKLAN MEDIA CETAK à Koran, Majalah, Tabloid
Karakteristik media cetak:
Terbit harian, mingguan, bulanan à bisa menayangkan iklan secara berturut-turut.
Kedalaman liputan à iklan dapat bersifat informatif dengan narasi yang cukup panjang jika memang diperlukan.
Bersifat massal à koran dibaca oleh sebagian besar masyarakat dan tidak mewakili kelas tertentu. Majalah dan tabloid memiliki pembaca yang mempunyai minat khusus.
Fleksibel à Dapat dibaca dimana saja dan kapan saja.
Jenis-jenis Iklan-Lini-Atas 2
1.Efek iklan lebih bisa dihitung secara statistik à dengan menyertakan kupon.
2.Bisa memperoleh data statistik tentang produk.
3.Produk yg mempunyai konsumen tertentu dapat menggunakan media cetak yang memiliki karakteristik yang sesuai.
4.Karakteristik-karakteristik diatas sekaligus sebagai keunggulan iklan media ceetak.
Jenis-jenis Iklan-Lini-Atas (lanjutan…)
-.Kategori – kategori media cetak:
1.Koran nasional, koran daerah à pemilihan berdasar area pemasaran produk yang akan diiklankan.
2.Tabloid à terbit mingguan dengan peminat baca tertentu. Misalnya tabloid berdasar segmen umur, tabloid hobi.
3.Majalah à terbit bulanan deengan peminat baca tertentu. Desain, layout, model dan bentuk lebih eksklusif.
Jenis-jenis Iklan-Lini-Atas (lanjutan…)
1.Jurnal perdagangan à diterbitkan untuk kalangan pembeli grosir maupun eceran yang diterbitkan oleh departemen store, supermarket.
2.Jurnal teknik dan jurnal profesional à jurnal yang diterbitkan oleh kalangan tertentu. Biasanya tidak diperdagangkan. Iklan dapat dipasang dengan segmen pasar yang lebih spesifik. Misalnya jurnal kedokteran memuat iklan tentang obat, alat kesehatan, dan lain-lain.
3.Direktori à terbit setiap tahun yang berisi direktori nomor telepon perumahan maupun bisnis. Misalnya yellow pages.
Kelemahan media cetak
Masa hidup yang singkat.
Resiko cetakan buruk dan kesalahan cetak.
Medium pasif.
Medium statis.
Membutuhkan minat baca dari konsumen.
Jenis-jenis Iklan-Lini-Atas (lanjutan…)
Media radio
Karakteristik iklan radio:
▪ Waktu transmisi tak terbatas.
▪ Lebih interaktif dengan suara manusia dan musik. Dapat mewakili emosi tertentu.
▪ Pendengar cenderung lebih santai saat mendengar radio daripada membaca koran atau majalah.
▪ Radio menjadi teman setia pendengar.
▪ Emosi pesan disesuaikan dengan regional tertentu.
▪ Dapat membeli jam siar tertentu sehingga bisa beriklan lebih maksimal.
Media televisi
Karakteristik media televisi:
▪ Kesan realistik
▪ Media hiburan yang populer
▪ Repetisi
▪ Ideal untuk pedagang eceran
▪ Akan lebih maksimal dedngan dukungan media lain, misalnya majalah atau koran.
Kelemahan media televisi:
▪ Menjangkau pemirsa secara massal
▪ Keterbatasan durasi dan materi
▪ Biaya relatif mahal
▪ Pembuatan iklan relatif lama
▪ Jika terlalu banyak repetisi, ceenderung membosankan.
Berbagai macam media televisi yang dapat dipilih:
▪ Televisi satelit
▪ Televisi kabel
Read More..
Segala sesuatu yang berhubungan dengan jurusan Komunikasi Visual yang saya ambil di SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI INTERNATIONAL GURINDAM ARCHIPELAGO Tanjungpinang
Showing posts with label Perancangan media PUblikasi. Show all posts
Showing posts with label Perancangan media PUblikasi. Show all posts
Saturday, September 18, 2010
Penulisan Berita dan Karangan Khas
“Berbahagialah menjadi tukang sepatu yang tidak pernah berkarya dengan ukuran kaki dan keinginannya sendiri.”
Tentukan Misi dan Visi.-
Misi Penulisan Berita dan Karangan Khas
F Misi sebagai “Institusional Person”
F Misi sebagai “Society Person”
F Misi sebagai “Religious Person”
F Misi sebagai “Individual Person”.-
Visi Penulisan Berita dan Karangan Khas
F Tangkap Inti Permasalahan
F Perhitungkan Kaidah Umum
F Satukan Persepsi Umum
F Perluas Pandangan Intern-Ekstern
F Kembangkan wawasan:
Wartawan Tidak Beropini
-. Opini di balik Fakta,
-. Opini di balik Data,
-. Opini di balik Sumber Berita.-
Penulisan Berita dan Karangan Khas
F Data dan Fakta,
F Wawancara,
F Pemilahan Data & Fakta,
F Kerangka Berpikir,
F Penuangan Ide,
F Proses Menulis,
F Sentuhan Akhir.-
Batasan Berita – Karangan Khas
F Berita/News: “Who says What at Where and When, then Why and so How”.
F Karangan Khas/Features: “In-depth News or News Picture”.-
5W+H:
Who says What at Where and When
so Why and then How?
Kecenderungan Penulisan
Berita dan Karangan Khas
F Agenda Setting,
F Uses of Gratification.-
Posisi Penulis
Berita dan Karangan Khas
F Layaknya Periset,
F Layaknya Wartawan,
F Agen Pembaruan,
F Pelobi Publik.-
Kaidah Mengelola Karya Jurnalistik
F Paradigma G-E-D-E:
F -.Gathering Info,
F -.Editing Info,
F -.Distributing Info,
F -.Evaluating Info.
F Metoda Ilmiah:
F -.Dapatkan Masalah,
F -.Observasi,
F -.Hipotesa,
F -.Uji ulang,
F -.Kesimpulan è Non-Opini.-
Bagaimana Mencari
Bahan Berita dan Karangan Khas ?
F Milikilah Rasa Ingin Tahu,
F Bergeraklah di Lapangan (Observasi),
F Perbanyak membaca,
F Perbanyak relasi/rekanan.-
Kiat Menjadi Penulis Media Massa
F Pertahankan hubungan baik dengan nara sumber,
F Biasakan menyusun rencana liputan.
F Perhatikan gagasan orang lain, kembangkan secara orisinal,
F Renungkan dan evaluasi kegiatan liputan.-
Kiat Praktis Penulisan Jurnalistik
F Utamakan How & Why lead,
F Gunakan kalimat aktif dan positif,
F Judul maksimal sembilan (9) kata,
F Satu alinea = Satu gagasan,
F Per alinea maksimal 35 kata,
F Rangkai alinea secara runtun & runut,
F Jadikan informasi berstruktur database
(manfaatkan kliping secara 5 W + H).-
Read More..
“Berbahagialah menjadi tukang sepatu yang tidak pernah berkarya dengan ukuran kaki dan keinginannya sendiri.”
Tentukan Misi dan Visi.-
Misi Penulisan Berita dan Karangan Khas
F Misi sebagai “Institusional Person”
F Misi sebagai “Society Person”
F Misi sebagai “Religious Person”
F Misi sebagai “Individual Person”.-
Visi Penulisan Berita dan Karangan Khas
F Tangkap Inti Permasalahan
F Perhitungkan Kaidah Umum
F Satukan Persepsi Umum
F Perluas Pandangan Intern-Ekstern
F Kembangkan wawasan:
Wartawan Tidak Beropini
-. Opini di balik Fakta,
-. Opini di balik Data,
-. Opini di balik Sumber Berita.-
Penulisan Berita dan Karangan Khas
F Data dan Fakta,
F Wawancara,
F Pemilahan Data & Fakta,
F Kerangka Berpikir,
F Penuangan Ide,
F Proses Menulis,
F Sentuhan Akhir.-
Batasan Berita – Karangan Khas
F Berita/News: “Who says What at Where and When, then Why and so How”.
F Karangan Khas/Features: “In-depth News or News Picture”.-
5W+H:
Who says What at Where and When
so Why and then How?
Kecenderungan Penulisan
Berita dan Karangan Khas
F Agenda Setting,
F Uses of Gratification.-
Posisi Penulis
Berita dan Karangan Khas
F Layaknya Periset,
F Layaknya Wartawan,
F Agen Pembaruan,
F Pelobi Publik.-
Kaidah Mengelola Karya Jurnalistik
F Paradigma G-E-D-E:
F -.Gathering Info,
F -.Editing Info,
F -.Distributing Info,
F -.Evaluating Info.
F Metoda Ilmiah:
F -.Dapatkan Masalah,
F -.Observasi,
F -.Hipotesa,
F -.Uji ulang,
F -.Kesimpulan è Non-Opini.-
Bagaimana Mencari
Bahan Berita dan Karangan Khas ?
F Milikilah Rasa Ingin Tahu,
F Bergeraklah di Lapangan (Observasi),
F Perbanyak membaca,
F Perbanyak relasi/rekanan.-
Kiat Menjadi Penulis Media Massa
F Pertahankan hubungan baik dengan nara sumber,
F Biasakan menyusun rencana liputan.
F Perhatikan gagasan orang lain, kembangkan secara orisinal,
F Renungkan dan evaluasi kegiatan liputan.-
Kiat Praktis Penulisan Jurnalistik
F Utamakan How & Why lead,
F Gunakan kalimat aktif dan positif,
F Judul maksimal sembilan (9) kata,
F Satu alinea = Satu gagasan,
F Per alinea maksimal 35 kata,
F Rangkai alinea secara runtun & runut,
F Jadikan informasi berstruktur database
(manfaatkan kliping secara 5 W + H).-
Read More..
Kiat Menjadi Penulis
DALAM hal berkarya kita dapat menggunakan sarana atau media apapun. Yang jelas harus mempunyai tujuan yang baik dan bermanfaat buat orang banyak. Dalam keseharian kita sesuai profesi kita masing masing kadang kita hanyut dalam kesibukan yang tak pernah berujung. Kadang tanpa disadari bisa mendatangkan sebuah kejenuhan dalam rutinitas tersebut, seperti yang saya alami saat ini.
Sebagai profesi pelayan dibidang kesehatan sudah selayaknya bekerja sepenuh hati dan sebaik mungkin sesuai panggilan profesi bahkan kadang menomorduakan kepentingan pribadi. Lantas sebagai manusia pada umumnya sering timbul kejenuhan yang cukup berarti sehingga perlu refreeshing dalam mengatasinya.
Kalau saya selalu dihadapkan tentang masalah penyakit dan pengobatannya sudah menjadi makanan harian, tapi kalau mencari solusi atas sebuah kejenuhan akibat rutinitas pekerjaan kadang agak bingung untuk menjawabnya. Sesuai perjalanan waktu dan berbagai methode yang saya tempuh mulai dari rekreaksi ke tempat tempat baru yang menyegarkan merupakan solusi yang banyak dijalani sebagian besar masyarakat di kota besar. Akan tetapi untuk mendapatkannya seperti saat ini diakhir tahun 2008, berbondong bondong masyarakat mengunjungi tempat tempat tujuan yang menjanjikan suasana baru untuk menghilangkan kejenuhan tadi.
Sebenarnya kadang kita dihadapkan dengan segudang persoalan baru yang justru menambah beban stress kita, seperti contohnya kemacetan yang sangat panjang saat kita menuju tempat wisata itu. Hasilnya bukan refreshing yang kita dapatkan melainkan kemangkelan sehingga memicu emosi kita, jadi tambah runyam saja. Sebenarnya ada salah satu solusi yang sangat efektif dalam mengatasi kejenuhan tadi, seperti judul yang saya angkat ini, yaitu Mari Kita Menulis.
Sengaja saya angkat karena dengan menulis seluruh energi dan fokus kita tercurah dengan apa yang ingin kita ungkapkan dalam tulisan kita. Otomatis kita akan lupa dengan segala bentuk rutinitas yang menimbulkan kejenuhan tadi. ini saya rasakan sendiri dengan banyak menulis. Saya dapat berbagi dan mendapat masukan yang sangat positif, bahkan kita dapat berkarya dalam sebuah bentuk tulisan yang kita ungkapkan dalam susunan kata dan kalimat dalam media cetak atau elektronik yang pastinya harus sesuai dengan aturan aturan dan etika baku yang sudah ditetapkan.
Seperti media Kompasiana ini, kalau bisa saya acungkan kedua ibu jari tangan saya sepertinya belumlah cukup untuk memberikan sebuah bentuk penghargaan apresiasi atas tersedianya media/sarana khususnya buat publik ini, karena media ini sudah menyumbangkan banyak manfaatnya serta kontribusi yang sangat positif seperti yang saya maksudkan, dapat menjadi obat paling mujarab dalam mengatasi kejenuhan tadi. Sudah ngga macet, murah, mudah, dan segudang manfaat lainnya untuk menghilangkan kejenuhan ini.
Read More..
DALAM hal berkarya kita dapat menggunakan sarana atau media apapun. Yang jelas harus mempunyai tujuan yang baik dan bermanfaat buat orang banyak. Dalam keseharian kita sesuai profesi kita masing masing kadang kita hanyut dalam kesibukan yang tak pernah berujung. Kadang tanpa disadari bisa mendatangkan sebuah kejenuhan dalam rutinitas tersebut, seperti yang saya alami saat ini.
Sebagai profesi pelayan dibidang kesehatan sudah selayaknya bekerja sepenuh hati dan sebaik mungkin sesuai panggilan profesi bahkan kadang menomorduakan kepentingan pribadi. Lantas sebagai manusia pada umumnya sering timbul kejenuhan yang cukup berarti sehingga perlu refreeshing dalam mengatasinya.
Kalau saya selalu dihadapkan tentang masalah penyakit dan pengobatannya sudah menjadi makanan harian, tapi kalau mencari solusi atas sebuah kejenuhan akibat rutinitas pekerjaan kadang agak bingung untuk menjawabnya. Sesuai perjalanan waktu dan berbagai methode yang saya tempuh mulai dari rekreaksi ke tempat tempat baru yang menyegarkan merupakan solusi yang banyak dijalani sebagian besar masyarakat di kota besar. Akan tetapi untuk mendapatkannya seperti saat ini diakhir tahun 2008, berbondong bondong masyarakat mengunjungi tempat tempat tujuan yang menjanjikan suasana baru untuk menghilangkan kejenuhan tadi.
Sebenarnya kadang kita dihadapkan dengan segudang persoalan baru yang justru menambah beban stress kita, seperti contohnya kemacetan yang sangat panjang saat kita menuju tempat wisata itu. Hasilnya bukan refreshing yang kita dapatkan melainkan kemangkelan sehingga memicu emosi kita, jadi tambah runyam saja. Sebenarnya ada salah satu solusi yang sangat efektif dalam mengatasi kejenuhan tadi, seperti judul yang saya angkat ini, yaitu Mari Kita Menulis.
Sengaja saya angkat karena dengan menulis seluruh energi dan fokus kita tercurah dengan apa yang ingin kita ungkapkan dalam tulisan kita. Otomatis kita akan lupa dengan segala bentuk rutinitas yang menimbulkan kejenuhan tadi. ini saya rasakan sendiri dengan banyak menulis. Saya dapat berbagi dan mendapat masukan yang sangat positif, bahkan kita dapat berkarya dalam sebuah bentuk tulisan yang kita ungkapkan dalam susunan kata dan kalimat dalam media cetak atau elektronik yang pastinya harus sesuai dengan aturan aturan dan etika baku yang sudah ditetapkan.
Seperti media Kompasiana ini, kalau bisa saya acungkan kedua ibu jari tangan saya sepertinya belumlah cukup untuk memberikan sebuah bentuk penghargaan apresiasi atas tersedianya media/sarana khususnya buat publik ini, karena media ini sudah menyumbangkan banyak manfaatnya serta kontribusi yang sangat positif seperti yang saya maksudkan, dapat menjadi obat paling mujarab dalam mengatasi kejenuhan tadi. Sudah ngga macet, murah, mudah, dan segudang manfaat lainnya untuk menghilangkan kejenuhan ini.
Read More..
Judul Publikasi sebagai “Nyawa”
Selain karena cover produk publikasi atau
tampilan kemasan buku, pilihan untuk membeli sebuah produk buku biasanya ditentukan oleh bagaimana judul produk publikasi tersebut. Misal nya Sebuah buku bila memiliki isi yang bagus sekalipun, namun bila tidak didukung oleh judul yang bagus akan mengurangi kemenarikan judul tersebut; apalagi ketika berada di rak-rak buku
toko buku besar, seringkali calon pembeli hanya bisa melihat fisik luar buku yang dikemas dalam plastik tertutup, tidak memiliki kesempatan untuk melihat daftar isi, beberapa halaman isi, profil penulis, sampai pada daftar pustaka yang digunakan.
Biasanya judul ditulis dengan kalimat yang singkat, bahasa yang mudah dicerna
dan atau menyesuaikan dengan siapa target pembaca, serta menggunakan antara 1
hingga 7 kata.Judul selayaknya memberikan informasi singkat keseluruhan isi
buku, namun judul yang lebih baik adalah selain memberika informasi judul juga
semestinya 'menggoda' pembaca dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh
buku ini dibandingkan buku sejenis. Sebagai misal, judul 'Berternak Udang' sudah
memberikan informasi yang cukup mengenai isi buku tersebut; judul 'Kaya dengan
Beternak Udang' memberikan informasi sekaligus godaan kepada pembaca.
fungsi judul
1. Menarik perhatian.
2. Mengambarkan isi buku.
3. Meringkaskan isi buku.
4. Mengesankan pembaca.
5. Menyentakkan pembaca.
6. Menentukan buku tersebut berada dalam bidang apa.
7. Memberikan kepastian kepada pembaca apa yang akan mereka dapatkan.
8. Modal yang akan dijual penerbit kepada pembaca.
karakteristik judul Provokatif
Judul buku hendaknya bersifat provokatif, menyangkut judul itu sendiri maupun
efek yang ditimbulkan kepada pembaca. Judul yang provokatif juga bermakna harus
mampu membangkitkan minat pembaca terhadap buku yang ditulis dan dipasarkan.
Contoh:
Menaklukkan Cowok dalam 3 Hari
Singkat dan Padat
Singkat dan padat maksudnya langsung menuju inti persoalan, tegas dalam
penyampaian terfokus dan tidak bertele-tele. Hal ini karena keterbatasan tempat
atau ruang di cover buku dan juga mengingat waktu dan situasi pembaca ketika
memutuskan apakah ingin membeli buku atau tidak ketika berada di toko buku.
Contoh:
Makanan untuk Ibu Hamil
Relevan
Judul harus berhubungan dengan isi buku yang ingin disampaikan oleh penulis. Tidak ada artinya kalau judul itu menarik kalau isi yang disampaikan tidak ada hubungan dengan judul. Hal ini sama halnya dengan membohongi pembaca. Biasanya hanya dalam berapa kasus terlihat judul tidak sesuai dengan isi karena penulis bermaksud terlalu membesar-besarkan permasalahan.
Contoh:
Jadi Kaya dengan Beternak Ayam. Padahal isi yang disampaikan sebenarnya hanya berkisar bagaimana memelihara ayam saja, tanpa memberikan gamabran kepada pembaca bagaimana menjual dan memasarkan ayam-ayam tersebut.
Fungsional
Setiap pilihan kata dalam judul buku yang disampaikan harus bermakna dan tidak dapat diwakili oleh kata lain dalam judul tersebut.
Contoh:
Cantik di Usia 40 Tahun
Representatif
Judul merupakan perwakilan dari tema atau isi buku.
Contoh:
Komunikasi Politik para Calon Presiden.
Judul tersebut langsung menegaskan bahwa buku ini berada dalam rak komunikasi atau politik.
Spesifik
Judul Publikasi harus mengandung kata-kata khusus yang mengandung ruang lingkup sesuai dengan isi yang disampaikan.
Contoh:
Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Berdasarkan Golongan Darah.
menjadi jauh lebih spesifik dibandingkan Makanan Sehat untuk Ibu Hamil.
Hindari menggunakan anak judul
Meski menggunakan anak judul akan memberikan informasi tambahan, namun tidak semua buku harus diperlakukan sama. Ada kalanya memberikan anak judul diperlukan
dan sebaliknya ada kalanya tidak.
Contoh:
Diet Sehat bagi Wanita, Panduan Diet Berdasarkan Golongan Darah
gunakan 3 sampai 5 kata.
Walau tidak ada aturan baku dan resmi mengenaik berapa kata yang digunakan untuk menulis judul, namun sebaiknya hindari menulis judul untuk buku non-fiksi yang hanya memuat 1-2 judul saja. Biasanya judul tersebut menggunakan 3 atau 5 kata.
Contoh:
Judul Diet Sehat hanya memberikan informasi yang terlalu umum, sedangkan judul Diet Sehat dengan Buah-buahan memberikan informasi yang banyak kepada pembaca.
Read More..
Selain karena cover produk publikasi atau
tampilan kemasan buku, pilihan untuk membeli sebuah produk buku biasanya ditentukan oleh bagaimana judul produk publikasi tersebut. Misal nya Sebuah buku bila memiliki isi yang bagus sekalipun, namun bila tidak didukung oleh judul yang bagus akan mengurangi kemenarikan judul tersebut; apalagi ketika berada di rak-rak buku
toko buku besar, seringkali calon pembeli hanya bisa melihat fisik luar buku yang dikemas dalam plastik tertutup, tidak memiliki kesempatan untuk melihat daftar isi, beberapa halaman isi, profil penulis, sampai pada daftar pustaka yang digunakan.
Biasanya judul ditulis dengan kalimat yang singkat, bahasa yang mudah dicerna
dan atau menyesuaikan dengan siapa target pembaca, serta menggunakan antara 1
hingga 7 kata.Judul selayaknya memberikan informasi singkat keseluruhan isi
buku, namun judul yang lebih baik adalah selain memberika informasi judul juga
semestinya 'menggoda' pembaca dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh
buku ini dibandingkan buku sejenis. Sebagai misal, judul 'Berternak Udang' sudah
memberikan informasi yang cukup mengenai isi buku tersebut; judul 'Kaya dengan
Beternak Udang' memberikan informasi sekaligus godaan kepada pembaca.
fungsi judul
1. Menarik perhatian.
2. Mengambarkan isi buku.
3. Meringkaskan isi buku.
4. Mengesankan pembaca.
5. Menyentakkan pembaca.
6. Menentukan buku tersebut berada dalam bidang apa.
7. Memberikan kepastian kepada pembaca apa yang akan mereka dapatkan.
8. Modal yang akan dijual penerbit kepada pembaca.
karakteristik judul Provokatif
Judul buku hendaknya bersifat provokatif, menyangkut judul itu sendiri maupun
efek yang ditimbulkan kepada pembaca. Judul yang provokatif juga bermakna harus
mampu membangkitkan minat pembaca terhadap buku yang ditulis dan dipasarkan.
Contoh:
Menaklukkan Cowok dalam 3 Hari
Singkat dan Padat
Singkat dan padat maksudnya langsung menuju inti persoalan, tegas dalam
penyampaian terfokus dan tidak bertele-tele. Hal ini karena keterbatasan tempat
atau ruang di cover buku dan juga mengingat waktu dan situasi pembaca ketika
memutuskan apakah ingin membeli buku atau tidak ketika berada di toko buku.
Contoh:
Makanan untuk Ibu Hamil
Relevan
Judul harus berhubungan dengan isi buku yang ingin disampaikan oleh penulis. Tidak ada artinya kalau judul itu menarik kalau isi yang disampaikan tidak ada hubungan dengan judul. Hal ini sama halnya dengan membohongi pembaca. Biasanya hanya dalam berapa kasus terlihat judul tidak sesuai dengan isi karena penulis bermaksud terlalu membesar-besarkan permasalahan.
Contoh:
Jadi Kaya dengan Beternak Ayam. Padahal isi yang disampaikan sebenarnya hanya berkisar bagaimana memelihara ayam saja, tanpa memberikan gamabran kepada pembaca bagaimana menjual dan memasarkan ayam-ayam tersebut.
Fungsional
Setiap pilihan kata dalam judul buku yang disampaikan harus bermakna dan tidak dapat diwakili oleh kata lain dalam judul tersebut.
Contoh:
Cantik di Usia 40 Tahun
Representatif
Judul merupakan perwakilan dari tema atau isi buku.
Contoh:
Komunikasi Politik para Calon Presiden.
Judul tersebut langsung menegaskan bahwa buku ini berada dalam rak komunikasi atau politik.
Spesifik
Judul Publikasi harus mengandung kata-kata khusus yang mengandung ruang lingkup sesuai dengan isi yang disampaikan.
Contoh:
Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Berdasarkan Golongan Darah.
menjadi jauh lebih spesifik dibandingkan Makanan Sehat untuk Ibu Hamil.
Hindari menggunakan anak judul
Meski menggunakan anak judul akan memberikan informasi tambahan, namun tidak semua buku harus diperlakukan sama. Ada kalanya memberikan anak judul diperlukan
dan sebaliknya ada kalanya tidak.
Contoh:
Diet Sehat bagi Wanita, Panduan Diet Berdasarkan Golongan Darah
gunakan 3 sampai 5 kata.
Walau tidak ada aturan baku dan resmi mengenaik berapa kata yang digunakan untuk menulis judul, namun sebaiknya hindari menulis judul untuk buku non-fiksi yang hanya memuat 1-2 judul saja. Biasanya judul tersebut menggunakan 3 atau 5 kata.
Contoh:
Judul Diet Sehat hanya memberikan informasi yang terlalu umum, sedangkan judul Diet Sehat dengan Buah-buahan memberikan informasi yang banyak kepada pembaca.
Read More..
5 Unsur penting dari desain media Cetak
masing-masing unsur ini harus bisa
MENDUKUNG PESAN & SESUAI DENGAN TARGET ANDA
1. Produksi
a. Program photo copy.
b. Publikasi Internet.
c. Cetakan digital.
d. Cetakan off-set.
e. Sablon.
f. Cetak di rumah
2. G a m b a r
a. Membuat Gambar.
b. Menggunakan gambar dan foto yang ada.
c. Membuat Foto.
3. Warna
4. Copy (kata-kata yang digunakan
5. Font (jenis huruf)
Setiap jenis produksi memerlukan persiapan yang berbeda (misalnya gambar yang kelihatan lebih baik dioffset dari pada sablon) . maka Anda perlu menentukan rencana produksi anda SEBELUM menyiapkan gambar dan desain.
Memilih Sistem Produksi
Langkah pertama dalam mendesain proyek
Sistem produksi yang Anda pergunakan akan berpengaruh besar dalam skedul, perancangan dan anggaran proyek anda. Sebelum Anda memilih gambar dan me-layout, Anda perlu menentukan jenis system produksi apa yang akan Anda pergunakan.
DASAR SISTEM PRODUKSI KEUNTUNGAN KERUGIAN
1. Pencetakan Offset
Keuntungan :
a. cara yang terbaik untuk memproduksi jumlah yang besar dan cepat.
b. bisa sepenuhnya menerima foto berwarna
Kerugian ;
a. biaya set up yang mahal.
b. minimum pesanan harus besar
2. Pencetakan Digital
Keuntungan.
a. cara yang terbaik untuk memproduksi jumlah yang kecil dan berwarna.
Kerugian.
a. Mahal.
b. tidak tersedia di semua tempat
3. Sablon
Keuntungan.
a. tidak ada minimum.
b. bisa menggunakan sumber daya lokal.
c. memperkuat kemampuan lokal.
d. memperkuat ekonomi lokal.
e. bisa dicetak di atas berbagai macam
Kerugian.
a. tidak bisa me-render foto berwarna atau gambar yang rumit.
b. sulit untuk dibaca apabila tidak dicetak dengan baik atau dengan font yang terlalu kecil
4. Cetak sendiri
(dengan menggunakan komputer printer)
Keuntungan.
a. tidak ada minimum pesanan.
b. bisa diproduksi kapan saja diperlukan.
Kerugian.
a. tintanya mahal.
b. tidak praktis untuk pesanan dalam jumlah besar
5. Internet publishing
Keuntungan.
a. Murah.
b. bisa diproduksi kapan saja diperlukan.
c. akses yang tak terbatas/tahan lama.
Kerugian.
a. tidak banyak target kampanye yang menggunakan internet.
b. memerlukan keahlian khusus
6. Acara Seni / Pameran
Keuntungan.
a. bisa menekan biaya.
b. high profile.
c. milik masyarakat.
Kerugian.
a. tidak praktis untuk pesanan dalam jumlah yang besar.
b. koordinasi yang ekstensif
Pameran Lukisan/foto – bisa digunakan untuk acara penggalian dana, dengan mengundang wartawan dan potensi sponsor dan materi yang sama bisa dikeluarkan dan dibahas bersama di lapangan
Lomba Mural dan Seni – pesan yang permanen yang bisa dipasang di tempat ramai dan diciptakan oleh masyarakat sendiri. Contoh untuk rsolusi konflik: anak-anak dari kedua wilayah yang berkonflik membuat mural bersama
Mencetak di kain - T-shirts (yang tahan lama/ memperlihatkan slogan masalah) / - Tas kain – menciptakan sesuatu yang berguna dengan anggaran anda
Dan Kalender – bertahan paling sedikit selama 12 bulan
Read More..
masing-masing unsur ini harus bisa
MENDUKUNG PESAN & SESUAI DENGAN TARGET ANDA
1. Produksi
a. Program photo copy.
b. Publikasi Internet.
c. Cetakan digital.
d. Cetakan off-set.
e. Sablon.
f. Cetak di rumah
2. G a m b a r
a. Membuat Gambar.
b. Menggunakan gambar dan foto yang ada.
c. Membuat Foto.
3. Warna
4. Copy (kata-kata yang digunakan
5. Font (jenis huruf)
Setiap jenis produksi memerlukan persiapan yang berbeda (misalnya gambar yang kelihatan lebih baik dioffset dari pada sablon) . maka Anda perlu menentukan rencana produksi anda SEBELUM menyiapkan gambar dan desain.
Memilih Sistem Produksi
Langkah pertama dalam mendesain proyek
Sistem produksi yang Anda pergunakan akan berpengaruh besar dalam skedul, perancangan dan anggaran proyek anda. Sebelum Anda memilih gambar dan me-layout, Anda perlu menentukan jenis system produksi apa yang akan Anda pergunakan.
DASAR SISTEM PRODUKSI KEUNTUNGAN KERUGIAN
1. Pencetakan Offset
Keuntungan :
a. cara yang terbaik untuk memproduksi jumlah yang besar dan cepat.
b. bisa sepenuhnya menerima foto berwarna
Kerugian ;
a. biaya set up yang mahal.
b. minimum pesanan harus besar
2. Pencetakan Digital
Keuntungan.
a. cara yang terbaik untuk memproduksi jumlah yang kecil dan berwarna.
Kerugian.
a. Mahal.
b. tidak tersedia di semua tempat
3. Sablon
Keuntungan.
a. tidak ada minimum.
b. bisa menggunakan sumber daya lokal.
c. memperkuat kemampuan lokal.
d. memperkuat ekonomi lokal.
e. bisa dicetak di atas berbagai macam
Kerugian.
a. tidak bisa me-render foto berwarna atau gambar yang rumit.
b. sulit untuk dibaca apabila tidak dicetak dengan baik atau dengan font yang terlalu kecil
4. Cetak sendiri
(dengan menggunakan komputer printer)
Keuntungan.
a. tidak ada minimum pesanan.
b. bisa diproduksi kapan saja diperlukan.
Kerugian.
a. tintanya mahal.
b. tidak praktis untuk pesanan dalam jumlah besar
5. Internet publishing
Keuntungan.
a. Murah.
b. bisa diproduksi kapan saja diperlukan.
c. akses yang tak terbatas/tahan lama.
Kerugian.
a. tidak banyak target kampanye yang menggunakan internet.
b. memerlukan keahlian khusus
6. Acara Seni / Pameran
Keuntungan.
a. bisa menekan biaya.
b. high profile.
c. milik masyarakat.
Kerugian.
a. tidak praktis untuk pesanan dalam jumlah yang besar.
b. koordinasi yang ekstensif
Pameran Lukisan/foto – bisa digunakan untuk acara penggalian dana, dengan mengundang wartawan dan potensi sponsor dan materi yang sama bisa dikeluarkan dan dibahas bersama di lapangan
Lomba Mural dan Seni – pesan yang permanen yang bisa dipasang di tempat ramai dan diciptakan oleh masyarakat sendiri. Contoh untuk rsolusi konflik: anak-anak dari kedua wilayah yang berkonflik membuat mural bersama
Mencetak di kain - T-shirts (yang tahan lama/ memperlihatkan slogan masalah) / - Tas kain – menciptakan sesuatu yang berguna dengan anggaran anda
Dan Kalender – bertahan paling sedikit selama 12 bulan
Read More..
Sunday, July 4, 2010
PERANCANGAN MEDIA PUBLIKASI
Media pada saat ini sudah menjadi bagian besar dari kehidupan dan pengertian tentang bagaimana menggunakan sarana ini untuk pendidikan dan kesadaran umum adalah unsur yang penting bagi semua element masyarakat.
Banyak orang yang berpikir bahwa media cetak hanya tentang mencetak poster, buku dsb, namun media lebih dari itu. Dalam Hal ini akan melihat beberapa kegunaan kreatif dari proyek-proyek perkembangan media baik dengan anggaran kecil maupun besar.
Isi dari materi kuliah ini dirancang sebagai rangkaian lembaran fakta yang sederhana, yang bisa menjelaskan beberapa prinsip dasar dalam mengembangkan kampanye media cetak yang efektif. Termasuk juga ringkasan dari prinsip dasar perencanaan, desain, produksi dan penyaluran kampanye yang efektif.
Dalam mengembangkan proyek media, sangat penting untuk mempunyai rencana yang baik. Biaya pencetakannya sangat mahal dan apabila menggunakan sistem produksi yang besar seperti pencetakan offset, suatu kesalahan akan bisa dilihat ribuan kali
Perancangan dan persiapan yang baik akan :
Menyelamatkan anda dan menghemat waktu dan uang proyek
Meningkatkan keberhasilan proyek media anda
Pertimbangan desain
Komputer dan program-program graphic design telah membuka dunia baru dalam mengekspresi kreasi bagi desainer. kadang-kadang peralatan dalam program-program ini bisa membingungkan dan bahkan bisa membuat frustrasi.
Ada kecenderungan dalam penggunaan filter dan tool yang berkelebihan, yang menyenangkan tetapi mungkin bukan pilihan yang terbaik dalam menciptakan desain.
Perlu diingat bahwa nilai proyek-proyek media untuk pendidikan atau kesadaran masyarakat adalah supaya orang yang melihatnya akan tertarik untuk melakukannya, dan bisa belajar dari apa yang diciptakan ini.
Pertimbangan produksi
Pemikiran penting lainnya adalah sistem produksi yang dipilih. Setiap sistem produksi mempunyai biaya dan waktu penyelesaian yang berbeda. Salah perhitungan waktu bisa menyebabkan keterlambatan dateline.
Apabila memungkinkan, coba gunakan, atau bahkan tingkatkan kemampuan produksi media sebagai bagian dari proyek perkembangan media.
Proyek media yang melibatkan partisipasi usaha masyarakat akan membantu menciptakan rasa memiliki proyek media ini dan meningkatkan keterlibatan dan dukungan terhadap proyek media ini.
Pertimbangan distribusi
Rencana distribusi kampanye media adalah unsur yang sangat penting dalam perancangan program media . Perlu menentukan cara yang terbaik untuk menyampaikan materi cetakan ke orang-orang yang ditujukan dengan menggunakan:
• Sistem Produksi - sesuai dengan jumlah yang akan diproduksi
• Sistem Distribusi - dan biaya-biaya yang berhubungan lainnya
Distribusi media anda bisa dilakukan dengan:
Sebuah Acara - memperlihatkan media anda kepada umuum secara langsung
Jaringan dengan media lain untuk distribusi
Mendistribusi media and melalui Internet
Personnel, Technology, Finances, Distribution, Promotion, Products, Services
Penelitian dan persiapan proyek media
Konsep yang kreatif adalah fondasi dari keberhasilan proyek media, maka sempatkan waktu anda untuk memastikan tetap berada dijalan yang benar sebelum melangkah terlalu jauh.
Bicarakan ide anda dengan teman-teman dan wakil-wakil dari kelompok target anda (orang-orang yang menjadi tujuan media anda).
Pertimbangan untuk memastikan dukungan proyek media
Apabila Anda sedang mencari dukungan finansial untuk mengembangkan proyek anda, donor-donor akan mengharapkan bahwa Anda bisa memberikan garis besar yang jelas atas pengaruh proyek anda, dengan penjelasan tentang alasan bagaimana ini akan berhasil.
Jelaskan isu yang disampaikan oleh media anda, masalah dalam bidang ini, target anda dan alasan tentang target yang Anda pilih untuk media
Rincian tentang target bisa termasuk unsur-unsur umur, jender dan tingkat literasi. Perlu diingat untuk memberikan daftar target-target utama (langsung) dan target kedua (orang lain seperti keluarganya, anggota masyarakat lainnya).
Apa pengaruh tertentu dari proyek media anda?
• berapa banyak orang will see your message?
• Apa yang membuat mereka berpikir dan melakukan setelah melihat
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
Media pada saat ini sudah menjadi bagian besar dari kehidupan dan pengertian tentang bagaimana menggunakan sarana ini untuk pendidikan dan kesadaran umum adalah unsur yang penting bagi semua element masyarakat.
Banyak orang yang berpikir bahwa media cetak hanya tentang mencetak poster, buku dsb, namun media lebih dari itu. Dalam Hal ini akan melihat beberapa kegunaan kreatif dari proyek-proyek perkembangan media baik dengan anggaran kecil maupun besar.
Isi dari materi kuliah ini dirancang sebagai rangkaian lembaran fakta yang sederhana, yang bisa menjelaskan beberapa prinsip dasar dalam mengembangkan kampanye media cetak yang efektif. Termasuk juga ringkasan dari prinsip dasar perencanaan, desain, produksi dan penyaluran kampanye yang efektif.
Dalam mengembangkan proyek media, sangat penting untuk mempunyai rencana yang baik. Biaya pencetakannya sangat mahal dan apabila menggunakan sistem produksi yang besar seperti pencetakan offset, suatu kesalahan akan bisa dilihat ribuan kali
Perancangan dan persiapan yang baik akan :
Menyelamatkan anda dan menghemat waktu dan uang proyek
Meningkatkan keberhasilan proyek media anda
Pertimbangan desain
Komputer dan program-program graphic design telah membuka dunia baru dalam mengekspresi kreasi bagi desainer. kadang-kadang peralatan dalam program-program ini bisa membingungkan dan bahkan bisa membuat frustrasi.
Ada kecenderungan dalam penggunaan filter dan tool yang berkelebihan, yang menyenangkan tetapi mungkin bukan pilihan yang terbaik dalam menciptakan desain.
Perlu diingat bahwa nilai proyek-proyek media untuk pendidikan atau kesadaran masyarakat adalah supaya orang yang melihatnya akan tertarik untuk melakukannya, dan bisa belajar dari apa yang diciptakan ini.
Pertimbangan produksi
Pemikiran penting lainnya adalah sistem produksi yang dipilih. Setiap sistem produksi mempunyai biaya dan waktu penyelesaian yang berbeda. Salah perhitungan waktu bisa menyebabkan keterlambatan dateline.
Apabila memungkinkan, coba gunakan, atau bahkan tingkatkan kemampuan produksi media sebagai bagian dari proyek perkembangan media.
Proyek media yang melibatkan partisipasi usaha masyarakat akan membantu menciptakan rasa memiliki proyek media ini dan meningkatkan keterlibatan dan dukungan terhadap proyek media ini.
Pertimbangan distribusi
Rencana distribusi kampanye media adalah unsur yang sangat penting dalam perancangan program media . Perlu menentukan cara yang terbaik untuk menyampaikan materi cetakan ke orang-orang yang ditujukan dengan menggunakan:
• Sistem Produksi - sesuai dengan jumlah yang akan diproduksi
• Sistem Distribusi - dan biaya-biaya yang berhubungan lainnya
Distribusi media anda bisa dilakukan dengan:
Sebuah Acara - memperlihatkan media anda kepada umuum secara langsung
Jaringan dengan media lain untuk distribusi
Mendistribusi media and melalui Internet
Personnel, Technology, Finances, Distribution, Promotion, Products, Services
Penelitian dan persiapan proyek media
Konsep yang kreatif adalah fondasi dari keberhasilan proyek media, maka sempatkan waktu anda untuk memastikan tetap berada dijalan yang benar sebelum melangkah terlalu jauh.
Bicarakan ide anda dengan teman-teman dan wakil-wakil dari kelompok target anda (orang-orang yang menjadi tujuan media anda).
Pertimbangan untuk memastikan dukungan proyek media
Apabila Anda sedang mencari dukungan finansial untuk mengembangkan proyek anda, donor-donor akan mengharapkan bahwa Anda bisa memberikan garis besar yang jelas atas pengaruh proyek anda, dengan penjelasan tentang alasan bagaimana ini akan berhasil.
Jelaskan isu yang disampaikan oleh media anda, masalah dalam bidang ini, target anda dan alasan tentang target yang Anda pilih untuk media
Rincian tentang target bisa termasuk unsur-unsur umur, jender dan tingkat literasi. Perlu diingat untuk memberikan daftar target-target utama (langsung) dan target kedua (orang lain seperti keluarganya, anggota masyarakat lainnya).
Apa pengaruh tertentu dari proyek media anda?
• berapa banyak orang will see your message?
• Apa yang membuat mereka berpikir dan melakukan setelah melihat
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
PERANCANGAN MEDIA PUBLIKASI
Banyak orang yang berpikir bahwa media cetak hanya tentang mencetak poster, buku dsb, namun media lebih dari itu. Dalam Hal ini akan melihat beberapa kegunaan kreatif dari proyek-proyek perkembangan media baik dengan anggaran kecil maupun besar.
Isi dari materi kuliah ini dirancang sebagai rangkaian lembaran fakta yang sederhana, yang bisa menjelaskan beberapa prinsip dasar dalam mengembangkan kampanye media cetak yang efektif. Termasuk juga ringkasan dari prinsip dasar perencanaan, desain, produksi dan penyaluran kampanye yang efektif.
Dalam mengembangkan proyek media, sangat penting untuk mempunyai rencana yang baik. Biaya pencetakannya sangat mahal dan apabila menggunakan sistem produksi yang besar seperti pencetakan offset, suatu kesalahan akan bisa dilihat ribuan kali
Perancangan dan persiapan yang baik akan :
Pertimbangan desain
Pertimbangan produksi
Pertimbangan distribusi
Distribusi media anda bisa dilakukan dengan:
Penelitian dan persiapan proyek media
Pertimbangan untuk memastikan dukungan proyek media
Rincian tentang target bisa termasuk unsur-unsur umur, jender dan tingkat literasi. Perlu diingat untuk memberikan daftar target-target utama (langsung) dan target kedua (orang lain seperti keluarganya, anggota masyarakat lainnya).
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
Banyak orang yang berpikir bahwa media cetak hanya tentang mencetak poster, buku dsb, namun media lebih dari itu. Dalam Hal ini akan melihat beberapa kegunaan kreatif dari proyek-proyek perkembangan media baik dengan anggaran kecil maupun besar.
Isi dari materi kuliah ini dirancang sebagai rangkaian lembaran fakta yang sederhana, yang bisa menjelaskan beberapa prinsip dasar dalam mengembangkan kampanye media cetak yang efektif. Termasuk juga ringkasan dari prinsip dasar perencanaan, desain, produksi dan penyaluran kampanye yang efektif.
Dalam mengembangkan proyek media, sangat penting untuk mempunyai rencana yang baik. Biaya pencetakannya sangat mahal dan apabila menggunakan sistem produksi yang besar seperti pencetakan offset, suatu kesalahan akan bisa dilihat ribuan kali
Perancangan dan persiapan yang baik akan :
Pertimbangan desain
Pertimbangan produksi
Pertimbangan distribusi
Distribusi media anda bisa dilakukan dengan:
Penelitian dan persiapan proyek media
Pertimbangan untuk memastikan dukungan proyek media
Rincian tentang target bisa termasuk unsur-unsur umur, jender dan tingkat literasi. Perlu diingat untuk memberikan daftar target-target utama (langsung) dan target kedua (orang lain seperti keluarganya, anggota masyarakat lainnya).
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
Prinsip Jurnalistik dan Nilai Berita
(1) Prinsip-prinsip dasar jurnalistik, cara kerjanya, dan sejumlah ikhtiar untuk mencapai hasil terbaik.
(2) Nilai berita: bagaimana mengukur dan menerapkannya dalam kerja redaksional
jurnalistik
Sejarah yang ditulis hari ini
Syarat menjadi sejarah yang jujur: akurat dan adil
Tuntutan akurasi: beberapa prinsip dasar
Check and recheck – esensi verifikasi (contoh: Bukopin dan Eddy Tanzil, ujian dokter)
Sikap skeptis (dalam dosis yang sehat) – tidak asal telan, bahkan dari sumber “orang dalam” (Ciputra dan Pantai Indah Kapuk)
Tak menulis berdasarkan prasangka pentingnya narasumber yang kompeten atau informasi dari tangan pertama (contoh-contoh: menemui pelaku kriminal, berita konon kabarnya --konsekuensi hukum narasumber anonim)
Pentingnya reportase (informasi tangan pertama) Beny Moerdani mantu, Try Soetrisno mantu
Bagaimana dengan berita yang “manipulatif” (sensasional) opinion journalism, gonzo journalism
Kesediaan untuk meralat kesalahan dan meminta maaf
Apakah akurasi = kebenaran? kebenaran relatif dalam jurnalistik
Tuntutan keadilan
Netral, tidak memihak, independen – tak menghamba pada siapapun (termasuk pada yang bayar – sikap pada Ciputra, di tempat lain sulit), kecuali pada kepentingan publik menolak uang sogok, amplop, gratifikasi (integritas kewartawanan).
Membebaskan diri dari kepentingan pribadi dan golongan (kasus Semen Padang).
Cover-both-side (Contoh kasus2 narasumber yang tak kompeten, spt pensiun BPPN Trust, Sri Muljani, atau cover both side malu-malu (investigasi tanah Cepu)
Tidak diskriminatif, selalu punya reserved bahwa kebajikan (sebagaimana ketidakbajikan) bukan monopoli satu golongan) hati-hati memberi “identitas”: Islam, perempuan, gay, Padang.
Tuntutan sikap memperjuangkan kepentingan publik
Obyektif mungkinkah? (indikasi pemihakan: pemilihan narasumber dan sudut berita) gonzo journalism, personal journalism (jurnalisme semau gue, termasuk membuat berita sensasional)
Perlindungan terhadap narasumber anonim (risiko hukum), kesepakatan embargo, informasi off-the-record
Apa yang layak menjadi sejarah?
Apa saja sejarah pribadi, dlsb
Ruang media tak terbatas (internet) seperti gudang, apa saja bisa masuk
Ruang media terbatas, seprti koran, majalah, radio, tv (batasan jam tayang) seleksi berita
Kelak – tv digital seleksi di tangan khalayak
Ruang media terbatas: bagaimana seleksi dilakukan?
Karena untuk publik (agar dibaca khalayak) memilih yang menarik untuk publik
Apa itu yang punya nilai berita/ cerita (contoh: anjing gigit orang, bad news is good news)
Nilai Berita
Baru
Menyangkut hajat hidup orang banyak
Menyangkut tokoh
Menyangkut “kedekatan” (tempat, isyu)
Unik
Umur nilai berita
Zaman dulu: sehari, sampai menunggu koran terbit esok hari.
Delapan tahun lalu: satu/dua jam
Lima tahun lalu: life-report
Usia berita menentukan bentuk penulisan
Dulu: koran/harian hardnews, mingguan/bulanan features (mengapa?)
Kini: “revolusi” sajian penulisan. Internet hardnews, koran features (lihat headline IHT), majalah ?? (metamorfosa Time dan The Economist)
Kelak: TV dan radio life-report, internet features, apa yang tersisa untuk koran dan majalah?
Jurnalisme baru? (resep lama)
Cerita non-fiksi Tom Wolfe (The Electric Kool-Aid Acid Test), Hunter S. Thompson (Fear and Loathing in Las Vegas), Truman Capote (In Cold Blood) , Gay Talese (Frank Sinatra Have a Cold) – literary fiction
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
(1) Prinsip-prinsip dasar jurnalistik, cara kerjanya, dan sejumlah ikhtiar untuk mencapai hasil terbaik.
(2) Nilai berita: bagaimana mengukur dan menerapkannya dalam kerja redaksional
jurnalistik
Sejarah yang ditulis hari ini
Syarat menjadi sejarah yang jujur: akurat dan adil
Tuntutan akurasi: beberapa prinsip dasar
Check and recheck – esensi verifikasi (contoh: Bukopin dan Eddy Tanzil, ujian dokter)
Sikap skeptis (dalam dosis yang sehat) – tidak asal telan, bahkan dari sumber “orang dalam” (Ciputra dan Pantai Indah Kapuk)
Tak menulis berdasarkan prasangka pentingnya narasumber yang kompeten atau informasi dari tangan pertama (contoh-contoh: menemui pelaku kriminal, berita konon kabarnya --konsekuensi hukum narasumber anonim)
Pentingnya reportase (informasi tangan pertama) Beny Moerdani mantu, Try Soetrisno mantu
Bagaimana dengan berita yang “manipulatif” (sensasional) opinion journalism, gonzo journalism
Kesediaan untuk meralat kesalahan dan meminta maaf
Apakah akurasi = kebenaran? kebenaran relatif dalam jurnalistik
Tuntutan keadilan
Netral, tidak memihak, independen – tak menghamba pada siapapun (termasuk pada yang bayar – sikap pada Ciputra, di tempat lain sulit), kecuali pada kepentingan publik menolak uang sogok, amplop, gratifikasi (integritas kewartawanan).
Membebaskan diri dari kepentingan pribadi dan golongan (kasus Semen Padang).
Cover-both-side (Contoh kasus2 narasumber yang tak kompeten, spt pensiun BPPN Trust, Sri Muljani, atau cover both side malu-malu (investigasi tanah Cepu)
Tidak diskriminatif, selalu punya reserved bahwa kebajikan (sebagaimana ketidakbajikan) bukan monopoli satu golongan) hati-hati memberi “identitas”: Islam, perempuan, gay, Padang.
Tuntutan sikap memperjuangkan kepentingan publik
Obyektif mungkinkah? (indikasi pemihakan: pemilihan narasumber dan sudut berita) gonzo journalism, personal journalism (jurnalisme semau gue, termasuk membuat berita sensasional)
Perlindungan terhadap narasumber anonim (risiko hukum), kesepakatan embargo, informasi off-the-record
Apa yang layak menjadi sejarah?
Apa saja sejarah pribadi, dlsb
Ruang media tak terbatas (internet) seperti gudang, apa saja bisa masuk
Ruang media terbatas, seprti koran, majalah, radio, tv (batasan jam tayang) seleksi berita
Kelak – tv digital seleksi di tangan khalayak
Ruang media terbatas: bagaimana seleksi dilakukan?
Karena untuk publik (agar dibaca khalayak) memilih yang menarik untuk publik
Apa itu yang punya nilai berita/ cerita (contoh: anjing gigit orang, bad news is good news)
Nilai Berita
Baru
Menyangkut hajat hidup orang banyak
Menyangkut tokoh
Menyangkut “kedekatan” (tempat, isyu)
Unik
Umur nilai berita
Zaman dulu: sehari, sampai menunggu koran terbit esok hari.
Delapan tahun lalu: satu/dua jam
Lima tahun lalu: life-report
Usia berita menentukan bentuk penulisan
Dulu: koran/harian hardnews, mingguan/bulanan features (mengapa?)
Kini: “revolusi” sajian penulisan. Internet hardnews, koran features (lihat headline IHT), majalah ?? (metamorfosa Time dan The Economist)
Kelak: TV dan radio life-report, internet features, apa yang tersisa untuk koran dan majalah?
Jurnalisme baru? (resep lama)
Cerita non-fiksi Tom Wolfe (The Electric Kool-Aid Acid Test), Hunter S. Thompson (Fear and Loathing in Las Vegas), Truman Capote (In Cold Blood) , Gay Talese (Frank Sinatra Have a Cold) – literary fiction
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
MEMILIH KATA-KATA / TEKS
Teks mungkin/tidak bisa menjadi unsur yang penting dari kampanye visual media cetak. Namun peraturan ‘sedikit adalah lebih’ hampir selalu berlaku. Banyak kampanye yang diproduksi oleh LSM-LSM lokal pada saat ini menggunakan terlalu banyak kata-kata serta bahasa yang sulit untuk dimengerti oleh orang awam.
Apabila Anda ingin media cetak anda mempunyai pengaruh yang kuat, maka usahakan untuk menggunakan teks yang sederhana, berbudaya dan sebisa mungkin ‘to the point’, dalam pesan anda.
Tim perkembangan proyek anda bisa mempertimbangkan pertanyaan berikut...
Cara apa yang terbaik untuk menyampaikan pesan anda? - Tentukan dengan jelas apa yang menjadi pokok dari pesan anda dan kemudian mempelajari apa yang sudah diketahui dan dirasakan oleh orang-orang setempat tentang isu ini serta topik-topik yang berkaitan.
Mengerti untuk siapa pesan ini ditujukan, gunakan bahasa mereka – Coba untuk mengerti tentang isu ini dari pandangan target anda, dan dengarkan dari kata-kata mereka sendiri. Kemudian tentukan cara yang terbaik untuk menjelaskan target anda tentang isu ini, dengan cara yang bersahabat dan mudah dimengerti.
Manfaat apa yang didapat dengan mendengarkan pesan anda? Apabila, misalnya proyek media anda untuk kampanye melestarikan lingkungan : manfaat apa yang akan didapat oleh masyarakat dengan melestarikan lingkungan? Apa yang harus dilakukan supaya masyarakat bisa mendapatkan manfaat itu?
Usahakan sesederhana mungkin dan to the point - gunakan teks sesedikit mungkin untuk menjelaskan isu ini, termasuk fakta yang sesuai yang bisa membuktikan pendapat anda.
Tentang Media Literasi Rendah
Banyak tempat di Indonesia yang tingkat literasinya masih rendah.
Disamping masalah ini, media yang bisa mudah dimengerti oleh semua orang akan mempunyai pengaruh yang lebih besar.
Maka, apabila memungkinkan, usahakan dalam penyampaian pesan anda dengan tidak menggunakan banyak kata-kata.
Menggunakan Simbol-simbol Gambar sederhana cocok dengan pesan anda
Simbol yang mudah dikenali / biasa bisa membantu menyampaikan pesan kepada orang orang yang tidak bisa membaca atau mengerti bahasa atau teks yang digunakan dalam de sain/kampanye anda.
Simbol yang kuat, apabila Anda gunakan, pastikan simbol yang Anda pilih ini sesuai dengan pesan yang Anda coba sampaikan. Waktu memilih simbol, pastikan bahwa Anda dan target anda mempunyai pengertian yang sama akan arti simbol ini!
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
Teks mungkin/tidak bisa menjadi unsur yang penting dari kampanye visual media cetak. Namun peraturan ‘sedikit adalah lebih’ hampir selalu berlaku. Banyak kampanye yang diproduksi oleh LSM-LSM lokal pada saat ini menggunakan terlalu banyak kata-kata serta bahasa yang sulit untuk dimengerti oleh orang awam.
Apabila Anda ingin media cetak anda mempunyai pengaruh yang kuat, maka usahakan untuk menggunakan teks yang sederhana, berbudaya dan sebisa mungkin ‘to the point’, dalam pesan anda.
Tim perkembangan proyek anda bisa mempertimbangkan pertanyaan berikut...
Cara apa yang terbaik untuk menyampaikan pesan anda? - Tentukan dengan jelas apa yang menjadi pokok dari pesan anda dan kemudian mempelajari apa yang sudah diketahui dan dirasakan oleh orang-orang setempat tentang isu ini serta topik-topik yang berkaitan.
Mengerti untuk siapa pesan ini ditujukan, gunakan bahasa mereka – Coba untuk mengerti tentang isu ini dari pandangan target anda, dan dengarkan dari kata-kata mereka sendiri. Kemudian tentukan cara yang terbaik untuk menjelaskan target anda tentang isu ini, dengan cara yang bersahabat dan mudah dimengerti.
Manfaat apa yang didapat dengan mendengarkan pesan anda? Apabila, misalnya proyek media anda untuk kampanye melestarikan lingkungan : manfaat apa yang akan didapat oleh masyarakat dengan melestarikan lingkungan? Apa yang harus dilakukan supaya masyarakat bisa mendapatkan manfaat itu?
Usahakan sesederhana mungkin dan to the point - gunakan teks sesedikit mungkin untuk menjelaskan isu ini, termasuk fakta yang sesuai yang bisa membuktikan pendapat anda.
Tentang Media Literasi Rendah
Banyak tempat di Indonesia yang tingkat literasinya masih rendah.
Disamping masalah ini, media yang bisa mudah dimengerti oleh semua orang akan mempunyai pengaruh yang lebih besar.
Maka, apabila memungkinkan, usahakan dalam penyampaian pesan anda dengan tidak menggunakan banyak kata-kata.
Menggunakan Simbol-simbol Gambar sederhana cocok dengan pesan anda
Simbol yang mudah dikenali / biasa bisa membantu menyampaikan pesan kepada orang orang yang tidak bisa membaca atau mengerti bahasa atau teks yang digunakan dalam de sain/kampanye anda.
Simbol yang kuat, apabila Anda gunakan, pastikan simbol yang Anda pilih ini sesuai dengan pesan yang Anda coba sampaikan. Waktu memilih simbol, pastikan bahwa Anda dan target anda mempunyai pengertian yang sama akan arti simbol ini!
oleh : Bapak Abdul Haris Nasution,S.Sos
Read More..
Subscribe to:
Posts (Atom)